DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

RENUNGAN RAMADAN: Nabi dan Banyak Ulama Mengkhatamkan Al Quran di Bulan Ramadan

image
Ilustrasi membaca Al Quran saat Ramadan

ORBITINDONESIA.COM - Salah satu faktor yang menyebabkan bulan Ramadan menjadi bulan paling mulia adalah karena Al Quran diturunkan pada malam hari di bulan tersebut.

Menurut pendapat para ulama, ada hadits yang menggambarkan betapa Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wa Sallam mengkhatamkan bacaan Al Quran di setiap bulan Ramadan.

Bahkan di bulan Ramadan terakhir sebelum beliau wafat, Jibril menyimak /mengecek bacaan Al Quran Rasulullah sebanyak dua kali. Melalui hadits inilah para ulama zaman dahulu berlomba-lomba mengkhatamkan di bulan Ramadan.

Baca Juga: HOT! Bikin Sakit Hati ,Ternyata Alshad Ahmad Nikahi Nissa Asyifa saat masih Berpacaran dengan Tiara Andini

Para ulama lebih menyibukkan diri mereka untuk mengkhatamkan Al Quran dibanding mengajar seperti biasanya selain di bulan Ramadan. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang menutup sementara pengajiannya dalam rangka mengkhatamkan Al Quran.

Di Indonesia, penutupan sementara untuk majelis ta’lim di bulan Ramadan disebut dengan ‘Tawaqufan” dan nanti dibuka kembali setelah sepekan atau dua pekan pasca hari raya Idul Fitri.

Seperti kita ketahui bahwa pahala puasa di bulan Ramadan berlipat-lipat dibanding puasa sunnah di bulan selainnya.

Satu huruf Al Quran bernilai satu kebaikan dan dilipat gandakan menjadi 10, walaupun dibaca oleh orang yang tidak berpuasa. Jika dibaca oleh orang yang berpuasa, tentu pahalanya lebih berlipat, tidak mungkin sama dengan orang yang sedang tidak berpuasa.

Baca Juga: Inilah Jadwal Penjualan Tiket Konser Solo Suga BTS di ICE BSD

Inilah mungkin yang menjadi motivasi para ulama dahulu untuk mengkhatamkan bacaan Al Quran lebih dari satu kali di bulan Ramadan.

Para ulama yang biasa mengkhatamkan Al Quran di bulan Ramadan, di antaranya:
Imam Syafi’i Rahimahullahu Ta’ala mengkhatamkan Al Quran sebanyak 60 kali selama bulan Ramadan. Jika 60 kali, maka beliau mengkhatamkan Al Quran dua kali setiap hari.

Imam Bukhari mengkhatamkan Al Quran di siang hari dan setelah shalat tarawih beliau khatam setiap tiga malam.

Qatadah Ibn Da’amah murid dari Ibn Mas’ud, Anas Ibn Maik dan Ibn Abbas, beliau mengkhatamkan Al Quran setiap 3 hari, untuk sepuluh hari terakhir, beliau mengkhatamkannya setiap hari. Dan masih banyak para ulama dahulu yang melakukan hal yang sama. Wallahu A’lam. ***

Berita Terkait