Menhan Pakistan: Saatnya Campur Tangan untuk Melindungi Arab Saudi
ORBITINDONESIA.COM - Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif mengatakan sudah saatnya menerapkan Perjanjian Pertahanan Makkah, di tengah meningkatnya serangan oleh kelompok Ansar Allah (Houthi) terhadap Arab Saudi dan kekhawatiran bahwa konflik dapat menyebar ke front baru di kawasan tersebut.
Berbicara kepada Geo News TV Pakistan, Asif mengatakan komitmen negaranya untuk melindungi Arab Saudi dan tempat-tempat sucinya tetap berlaku, menekankan bahwa hal itu didasarkan pada kewajiban moral dan agama dan tidak bergantung pada apakah ada perjanjian formal atau tidak.
Menteri pertahanan Pakistan mengatakan Islamabad tetap berkomitmen pada kewajibannya terhadap Arab Saudi, menambahkan bahwa melindungi wilayah Saudi dan tempat-tempat suci Islam adalah tanggung jawab permanen bagi Pakistan.
Pernyataannya muncul di tengah meningkatnya eskalasi militer di kawasan tersebut, dengan serangan Houthi yang terus berlanjut terhadap target di dalam wilayah Saudi yang menimbulkan kekhawatiran tentang dampak keamanan dan militer yang lebih luas.
Pakistan sebelumnya telah menegaskan kembali komitmennya terhadap kerja sama pertahanan dengan Arab Saudi dan Turki di bawah perjanjian trilateral yang bertujuan untuk memperkuat perlindungan bersama.
Asif juga mengungkapkan bahwa Pakistan telah menyampaikan pesan Saudi kepada Iran yang menyatakan keprihatinan Riyadh atas meningkatnya serangan Houthi, dalam upaya untuk mengatasi meningkatnya ketegangan melalui jalur diplomatik.
Langkah ini dilakukan di tengah hubungan Houthi dengan Iran dan upaya regional untuk mencegah eskalasi saat ini berkembang menjadi konfrontasi yang lebih luas yang melibatkan pihak dan negara lain.
Laporan media sebelumnya menyebutkan bahwa Pakistan menyampaikan peringatan Saudi kepada Teheran dalam upaya untuk mendesak penghentian serangan Houthi terhadap kerajaan tersebut. ***