Trump Bentuk Komite Selidiki Lisa Cook, Ancaman Pemecatan The Fed
ORBITINDONESIA.COM – Trump membentuk komite untuk menyelidiki Lisa D. Cook, gubernur Federal Reserve, dan menjadwalkan sidang 5 November untuk mempertimbangkan pemecatannya atas tuduhan penipuan hipotek yang belum terbukti. Langkah ini memperkuat konflik Trump vs The Fed, ketika independensi bank sentral kembali diuji di tengah dorongan politik agar suku bunga turun.
Trump mengumumkan pada Jumat bahwa Gedung Putih membentuk “komite penyelidikan” untuk menelaah klaim bahwa Cook membuat “pernyataan palsu” terkait satu atau lebih hipotek masa lalunya. Komite itu diminta melapor apakah ada dasar “pencopotan Gubernur Cook” dari jabatannya.
Tuduhan itu sudah beredar lebih dari setahun, namun Cook tidak pernah didakwa tindak pidana apa pun. Pengacaranya menyatakan “keraguan besar” bahwa sidang tersebut sah dan sesuai hukum.
Secara hukum, presiden hanya dapat memecat pejabat The Fed jika ada “cause” atau alasan yang memadai. Dalam praktiknya, “cause” biasanya berarti pelanggaran serius atau kelalaian tugas saat menjabat.
Konflik ini datang hanya empat bulan setelah Mahkamah Agung memutus 5-4 agar Cook tetap di The Fed. Hakim menilai Cook tidak memperoleh due process yang memadai sebelum Trump mengumumkan pencopotannya pada Agustus 2025.
Putusan itu meninggalkan pertanyaan besar yang belum terjawab, termasuk definisi “cause” yang tepat. Namun kekalahan di Mahkamah Agung tidak menghentikan Trump untuk mencari jalur baru lewat sidang internal yang dirancang Gedung Putih.
Komite yang akan mengadili Cook berisi figur pilihan Trump sendiri, yakni Kevin Hassett sebagai penasihat ekonomi utama, Keith Sonderling sebagai pelaksana tugas Direktur Office of Government Ethics, dan Andrea Lucas sebagai kepala EEOC. Susunan ini membuat proses tampak administratif, namun dampaknya berpotensi konstitusional karena menyasar independensi bank sentral.
Inti tuduhan menyebut Cook menyesatkan pemberi pinjaman untuk memperoleh syarat hipotek yang lebih menguntungkan. Pada 2021, Cook membeli kondominium di Atlanta dan dalam setidaknya satu dokumen menyebutnya sebagai “primary residence” meski tidak tinggal di sana.
Di saat yang sama, ia juga memiliki rumah di Ann Arbor, Michigan, yang juga diperlakukan sebagai “primary residence.” Dalam bantahan resmi Agustus lalu, pengacara Cook menyebut penandaan Atlanta itu “kelalaian yang sepenuhnya tidak disengaja,” bukan penipuan.
Surat bantahan juga menyatakan Cook menulisnya sebagai rumah liburan pada catatan lain. Mereka bahkan menuding Trump dan penasihatnya pernah melakukan kekeliruan hipotek serupa, dengan merujuk pada sejumlah laporan media.
Pernyataan Gedung Putih bertanggal 7 Oktober menyebut Cook akan “diperiksa oleh komite, perwakilannya, dan penasihat hukumnya, jika ada.” Dokumen itu juga membuka peluang personel Departemen Kehakiman ikut mengajukan pertanyaan.
Pakar tata kelola The Fed dari University of Pennsylvania, Peter Conti-Brown, menilai ada dalih yang jelas dalam upaya baru ini. Ia mengatakan tidak ada skenario masuk akal di mana Cook mendapat sidang adil, karena itulah bukan tujuan pemerintahan Trump.
Namun Conti-Brown menambahkan Trump pada dasarnya melakukan “apa yang diminta Mahkamah Agung,” karena pengadilan tidak merinci bentuk sidang yang harus digelar. Artinya, prosedur bisa saja terpenuhi, tetapi sengketa substansi akan bergeser ke definisi “cause” dan bobot kesalahan administrasi dalam dokumen hipotek.
Dimensi politiknya sulit diabaikan karena Trump berulang kali menekan The Fed agar menurunkan suku bunga. Jika pemecatan pejabat The Fed dapat dibangun lewat tuduhan yang belum terbukti, maka independensi kebijakan moneter dapat berubah menjadi sandera siklus elektoral.
Reaksi keras datang dari Demokrat di Kongres, terutama Senator Elizabeth Warren yang menyebutnya “kangaroo court.” Ia menilai Trump sedang menggelar “show trial” untuk secara ilegal mengambil alih bank sentral.
Menariknya, Bill Pulte, direktur perumahan federal yang sebelumnya paling vokal menyerang The Fed dan yang mula-mula menyelidiki Cook, tidak masuk daftar komite. Pulte pernah menyatakan telah merujuk temuannya ke Departemen Kehakiman, tetapi artikel ini tidak menyebut adanya dakwaan.
Kasus Cook juga berada dalam pola lebih luas, karena Trump sebelumnya menarget Jerome H. Powell. Departemen Kehakiman sempat mengejar penyelidikan kriminal terhadap Powell terkait renovasi markas The Fed di Washington yang berbiaya hampir 2,5 miliar dolar.
Penyelidikan itu kemudian dihentikan setelah sejumlah hambatan hukum dan penolakan luas dari senator Republik. Kevin M. Warsh akhirnya mengambil alih sebagai ketua pada Mei, sementara Powell memilih tetap menjadi gubernur hingga masa jabatannya berakhir Januari 2028.
Pengawas internal The Fed bulan lalu membersihkan Powell dari pelanggaran terkait proyek tersebut, meski mengkritik manajemen renovasi yang buruk dan lemahnya disiplin anggaran. Meski begitu, Trump tetap menyatakan Powell harus “dipaksa mundur,” menandakan konflik personal telah berubah menjadi strategi institusional.
Sidang terhadap Lisa Cook tampak seperti uji coba batas: seberapa jauh presiden bisa menekan The Fed tanpa harus membuktikan pelanggaran pidana di pengadilan. Ketika komite dibentuk dari deputi presiden sendiri, kesan independensi prosedural menjadi rapuh sejak awal.
Di satu sisi, negara memang perlu mekanisme akuntabilitas bagi pejabat publik, termasuk pejabat bank sentral. Namun akuntabilitas berubah menjadi politisasi bila “cause” diregangkan hingga mencakup kekeliruan administratif yang diperdebatkan, apalagi saat motif politik penurunan suku bunga dinyatakan berulang.
Bahaya terbesarnya bukan hanya pada nasib Cook, melainkan pada preseden. Jika presiden dapat mengancam pemecatan gubernur The Fed melalui proses internal yang dipersepsikan tidak netral, maka pasar akan membaca kebijakan moneter sebagai produk tekanan politik, bukan mandat stabilitas.
Kepercayaan adalah aset utama bank sentral, dan aset itu tidak bisa dipulihkan dengan cepat bila retak. Dalam situasi ini, pertanyaan kuncinya bukan sekadar “apakah Cook salah menandai dokumen,” melainkan “apakah negara sedang menormalisasi pemecatan pejabat independen lewat panggung politik.”
Trump membangun jalur baru untuk memecat Lisa Cook lewat komite dan sidang 5 November, meski tuduhan penipuan hipotek belum terbukti dan belum ada dakwaan pidana. Pertarungan ini akan menguji definisi “cause,” sekaligus menguji seberapa kuat pagar independensi Federal Reserve.
Jika proses ini berakhir sebagai formalitas yang membenarkan keputusan politik, maka kerusakan institusionalnya bisa lebih besar daripada kasus personalnya. Pada akhirnya, publik patut bertanya: apakah kita sedang menyaksikan penegakan akuntabilitas, atau pengambilalihan halus atas bank sentral melalui prosedur yang tampak sah di permukaan.
(Orbit dari berbagai sumber, 12 Oktober 2026)