Rami Malek, Anak Imigran Asal Mesir yang Sukses Jadi Aktor Pemenang Oscar di AS
ORBITINDONESIA.COM - Orang tuanya meninggalkan Mesir untuk membangun kehidupan baru di Amerika Serikat.
Bertahun-tahun kemudian, putra yang tumbuh dengan perasaan berbeda dari orang lain akan melangkah ke panggung Oscar.
Anak laki-laki itu adalah Rami Malek.
Lahir di California dari keluarga imigran Mesir, ia menghabiskan masa kecilnya menyaksikan pengorbanan harian orang tuanya. Ayahnya bekerja sebagai pemandu wisata di Kairo.
Di Amerika Serikat, ia harus memulai dari awal, beradaptasi dengan realitas yang sama sekali berbeda. Ibunya mengelola rumah tangga dengan hati-hati, memanfaatkan setiap sumber daya semaksimal mungkin.
Itu bukanlah tahun-tahun yang mudah.
Seperti banyak keluarga imigran, mereka membangun kehidupan baru sambil belajar menavigasi negara yang seringkali tampak beroperasi dengan aturan yang tidak tertulis.
Rami menyadari hal ini sejak dini.
Bahkan namanya pun menarik perhatian. Banyak orang ragu-ragu ketika mencoba mengucapkannya. Yang lain salah mengucapkannya. Ini mungkin tampak seperti detail kecil, tetapi bagi seorang anak, hal itu dapat meninggalkan bekas yang abadi.
Jadi ia menemukan tempat berlindung dalam dunia akting.
Di atas panggung, ia bisa menjadi siapa saja. Selama beberapa jam, ia bukan lagi anak laki-laki yang merasa tidak pada tempatnya. Ia hanyalah seorang karakter yang menceritakan sebuah kisah.
Setelah menyelesaikan studinya, ia mulai mengejar mimpinya untuk menjadi aktor profesional.
Namun, jalan yang ditempuhnya panjang.
Selama bertahun-tahun, ia menghadapi audisi yang tidak berhasil, peran-peran kecil, dan penolakan terus-menerus. Seringkali, ia diberitahu bahwa ia tidak cocok untuk suatu peran. Di lain waktu, sebuah kesempatan tampak di depan mata, hanya untuk menghilang di saat-saat terakhir.
Sementara itu, hidup terus berjalan.
Dan kemudian semuanya berubah.
Pada tahun 2015, Mr. Robot tayang perdana, memperkenalkannya kepada khalayak yang lebih luas melalui perannya sebagai Elliot Alderson.
Banyak yang berbicara tentang kesuksesan dalam semalam, tetapi di balik momen itu terdapat upaya bertahun-tahun, keraguan, dan ketekunan.
Kemudian datang tantangan terbesar.
Memerankan Freddie Mercury dalam Bohemian Rhapsody.
Tidak semua orang yakin dengan pilihan pemeran tersebut. Bahkan sebelum syuting dimulai, banyak yang mempertanyakan apakah ia aktor yang tepat untuk peran tersebut. Freddie Mercury adalah tokoh besar dalam sejarah musik, dan ekspektasi sangat tinggi.
Rami terus bekerja.
Selama berbulan-bulan, ia mempelajari gerakan, suara, gerak tubuh, dan kehadiran panggung sang penyanyi. Ia berusaha memahami tidak hanya sang artis, tetapi juga sosok di balik citra publik.
Pada tahun 2019, hasilnya tiba.
Di upacara Academy Awards, ia memenangkan Oscar untuk Aktor Terbaik atas perannya sebagai Freddie Mercury.
Namanya diumumkan di atas panggung.
Nama yang sama yang selama bertahun-tahun tampak terlalu berbeda, terlalu tidak biasa, atau terlalu jauh dari standar Hollywood.
Pada saat itu, semua kisah yang telah terjadi sebelumnya juga hadir: perjalanan orang tuanya, pengorbanan keluarganya, tahun-tahun penantian, dan pintu-pintu yang tetap tertutup.
Rami Malek tidak mengubah namanya untuk menyesuaikan diri dengan apa yang diharapkan orang lain.
Ia hanya terus bergerak maju di jalannya sendiri.
Dan suatu hari, dunia belajar bagaimana mengucapkannya. ***