Mantan Juara Tinju Dunia Asal Afrika Selatan, Zolani Tete, Tewas Ditembak di Luar Rumahnya

Zolani "Last Born" Tete.

Zolani "Last Born" Tete.

Internasional

ORBITINDONESIA.COMMantan juara tinju dunia Zolani "Last Born" Tete tewas ditembak di luar rumahnya di provinsi Eastern Cape, Afrika Selatan, pada hari Jumat, 21 Agustus 2026; demikian pernyataan pihak kepolisian dan menteri olahraga negara tersebut.

Pria berusia 38 tahun itu baru saja tiba di kediamannya di kawasan Mdantsane ketika dua pria bersenjata yang mengenakan penutup wajah (balaclava) keluar dari sebuah kendaraan dan melepaskan tembakan.

"Saya tidak akan berspekulasi mengenai siapa pelakunya atau apa motifnya," ujar Menteri Olahraga Gayton McKenzie dalam sebuah pernyataan.

Kasus pembunuhan Tete ini akan kembali menyoroti masalah kejahatan kekerasan di Afrika Selatan, negara yang masih mencatatkan salah satu tingkat pembunuhan tertinggi di dunia meskipun jumlah kasus pembunuhan belakangan ini sempat menurun.

Peristiwa pembunuhan sang juara dunia ini juga membawa duka mendalam bagi Mdantsane, kawasan di Eastern Cape yang telah melahirkan sejumlah petinju paling sukses di Afrika Selatan.

Seorang wanita berusia 27 tahun yang sedang bersama Tete juga tertembak beberapa kali dan telah dilarikan ke rumah sakit. Polisi telah memulai penyelidikan, namun motif penembakan tersebut belum diketahui secara pasti.

Tete memenangkan gelar juara dunia kelas bantam junior IBF pada tahun 2014 setelah mengalahkan petinju Jepang, Teiru Kinoshita, di Kobe. Ia kemudian juga meraih gelar juara kelas bantam WBO.

Di kancah internasional, ia paling dikenang karena kemenangannya melalui knockout (KO) dalam waktu 11 detik saat melawan sesama petinju Afrika Selatan, Siboniso Gonya, di Belfast pada November 2017—sebuah rekor kemenangan tercepat dalam pertarungan perebutan gelar juara dunia. ***