Sekutu Senior Merz, Spahn, Mengundurkan Diri Setelah Mendapat Tekanan di Jerman Terkait Bayi yang Lahir Melalui Ibu Pengganti

Jens Spahn, seorang anggota senior dari partai konservatif yang berkuasa di Jerman.

Jens Spahn, seorang anggota senior dari partai konservatif yang berkuasa di Jerman.

Internasional

ORBITINDONESIA.COM Jens Spahn, seorang anggota senior dari partai konservatif yang berkuasa di Jerman, mengundurkan diri pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, setelah memiliki bayi yang lahir dari ibu pengganti di Amerika Serikat, sebuah langkah yang bertentangan dengan penentangan partainya sendiri terhadap praktik ibu pengganti, menurut surat yang dilihat oleh Reuters.

Spahn, 46 tahun, pemimpin parlemen dari partai Demokrat Kristen Kanselir Friedrich Merz dan partai saudaranya, Uni Sosial Kristen (CDU/CSU), menuai kritik keras setelah muncul berita bahwa ia telah menjadi orang tua bersama suaminya melalui ibu pengganti.

Praktik ibu pengganti dilarang di Jerman, meskipun tidak ilegal untuk membesarkan anak yang lahir dari ibu pengganti di luar Jerman.

“Selama beberapa hari terakhir, saya menyadari bahwa kebahagiaan pribadi saya – memulai keluarga dengan suami saya dan menjadi seorang ayah – tidak sesuai dengan jabatan politik saya,” tulis Spahn dalam surat pengunduran dirinya.

Partai CDU memberikan suara untuk mempertahankan larangan praktik ibu pengganti di Jerman pada konferensi partai mereka di bulan Februari, dan berita tentang langkah Spahn menggunakan ibu pengganti di AS memicu banyak seruan dari dalam partai agar Spahn mengundurkan diri. ***