Ted Turner dan Dementia Lewy Body: Pelajaran dari Kehidupan Seorang Mogul Media

ORBITINDONESIA.COM – Ted Turner, mogul media asal Atlanta, telah meninggal dunia pada usia 87 tahun. Didiagnosis dengan dementia Lewy body pada 2018, Turner menjadi salah satu dari lebih dari 1 juta orang di Amerika Serikat yang hidup dengan penyakit progresif ini.

Dementia Lewy body (LBD) adalah bentuk demensia kedua yang paling umum setelah Alzheimer. Penyakit ini ditandai oleh simpanan protein yang dikenal sebagai Lewy bodies yang berkembang dalam sel saraf di otak, mempengaruhi area terkait pemikiran, memori, dan gerakan. Pada 2018, Ted Turner mengungkapkan diagnosisnya kepada publik, menyoroti gejala seperti kelelahan dan pelupa yang mulai dirasakannya.

LBD tidak hanya berdampak pada ingatan, tetapi juga sering disertai dengan gejala penyakit Parkinson seperti otot kaku, gerakan lambat, dan tremor. Menurut Mayo Clinic, diagnosis dan penanganan dini dapat memperpanjang kualitas hidup dan kemandirian. Penyakit ini biasanya berlangsung antara lima hingga tujuh tahun dari diagnosis hingga kematian, namun rentangnya bisa bervariasi dari dua hingga dua puluh tahun.

Turner adalah sosok berpengaruh yang perjuangannya melawan LBD memberikan wawasan penting tentang penyakit ini. Meski LBD lebih banyak mempengaruhi pria dan terutama mereka yang berusia di atas 50 tahun, kesadaran dan pemahaman tentang penyakit ini masih perlu ditingkatkan. Perjuangan Turner menunjukkan pentingnya dukungan dan sumber daya bagi penderita dan keluarga mereka.

Lewy body dementia adalah pengingat bahwa penyakit neurodegeneratif mempengaruhi banyak aspek kehidupan. Dengan meningkatnya penelitian, diharapkan kita dapat mencapai pemahaman yang lebih baik dan menemukan cara untuk memperlambat atau menghentikan perkembangan penyakit ini. Bagaimana kita sebagai masyarakat dapat lebih mendukung mereka yang terkena dampak?

(Orbit dari berbagai sumber, 11 Mei 2026)