Serangan Drone di Moskow: Tanda Kelemahan atau Ancaman Baru?
ORBITINDONESIA.COM – Sebuah drone menghantam gedung apartemen tinggi di Moskow, hanya beberapa mil dari Kremlin, menunjukkan kelemahan pertahanan udara Rusia menjelang parade Hari Kemenangan.
Serangan drone di Moskow terjadi lima hari sebelum parade Hari Kemenangan tahunan di Lapangan Merah, yang memperingati kontribusi Soviet dalam mengalahkan Jerman Nazi pada Perang Dunia II. Serangan ini menyoroti ancaman dari drone Ukraina yang semakin meningkat.
Ukraina telah memperluas serangan jarak jauhnya ke dalam wilayah Rusia, termasuk menyerang fasilitas minyak. Sementara itu, Moskow mengakui ancaman ini dengan mengurangi skala parade. Keberhasilan drone menembus pertahanan udara juga menjadi aib bagi Kremlin.
Presiden Putin menggambarkan perang di Ukraina sebagai kelanjutan dari perjuangan Soviet dalam Perang Dunia II. Namun, pengurangan parade menunjukkan kelemahan Rusia di tengah ancaman drone Ukraina. Ini adalah momen reflektif bagi kepemimpinan Rusia.
Dengan ancaman drone yang nyata, Rusia harus mengevaluasi ulang strategi pertahanannya. Apakah ini saatnya bagi Rusia untuk mempertimbangkan langkah nyata menuju perdamaian? Waktu akan menjawab.
(Orbit dari berbagai sumber, 8 Mei 2026)