Kontroversi Impor Gandum: Israel dan Ukraina Berseteru
ORBITINDONESIA.COM – Ketegangan memanas antara Ukraina dan Israel setelah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menuduh Israel mengizinkan impor gandum yang diduga dicuri oleh Rusia dari wilayah Ukraina yang diduduki.
Ukraina menuduh Israel membiarkan masuknya gandum yang konon dicuri dari wilayah pendudukan Rusia. Kapal yang membawa gandum ini telah tiba di pelabuhan Israel dan sedang bersiap untuk bongkar muat. Ukraina memperingatkan sanksi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam perdagangan ilegal ini.
Menurut situs web pelacakan MarineTraffic.com, kapal tersebut sudah berada di Haifa selama beberapa hari. Ukraina menegaskan bahwa layanan intelijennya sedang menyiapkan sanksi yang menargetkan perusahaan dan individu yang mendapatkan keuntungan dari pengiriman tersebut. Israel mengklaim bahwa kapal itu belum masuk pelabuhan dan belum menyerahkan dokumennya.
Israel dan Ukraina berada dalam kebuntuan diplomatik yang rumit, di mana Israel menyelidiki kasus ini melalui otoritas pajaknya. Sementara itu, Ukraina telah menginformasikan otoritas Israel tentang kapal-kapal ini sebelumnya. Ada lebih dari dua kapal yang telah tiba di Israel membawa produk pertanian yang digambarkan Ukraina sebagai hasil curian.
Ketegangan antara kedua negara ini menyoroti tantangan dalam menegakkan hukum internasional mengenai perdagangan hasil bumi di tengah konflik. Akankah tekanan internasional mampu menghentikan aliran barang curian ini?
(Orbit dari berbagai sumber, 2 Mei 2026)