Anak Palestina Disabilitas Diserang Pasukan Israel di Yerusalem Timur, Wilayah Palestina yang Diduduki Israel
ORBITINDONESIA.COM - Pasukan Israel menyerang seorang anak penyandang disabilitas dan saudara laki-lakinya selama penggerebekan di Yerusalem Timur yang diduduki, kata sumber lokal pada hari Kamis, 30 April 2026, lapor Anadolu.
Sebuah klip video yang beredar di media sosial menunjukkan tentara Israel mengejar seorang anak penyandang disabilitas di jalan-jalan kamp pengungsi Shu’afat, timur laut Yerusalem Timur. Anak itu tampak ketakutan dan bingung sebelum dikepung dan diserang secara fisik.
Dalam pelanggaran terang-terangan terhadap semua konvensi internasional, Mahdi Al-Arabi, seorang anak berkebutuhan khusus dari kamp Shu’afat, ditahan dan diserang. pic.twitter.com/xfbqZTbouj
— Eye on Palestine (@EyeonPalestine) 30 April 2026
“Tentara Israel terus mengejar anak itu meskipun kondisi medisnya jelas,” kata sumber tersebut kepada Anadolu.
Sumber tersebut mengatakan anak itu, yang diidentifikasi sebagai Mahdi Abu Talib, ditahan sebentar, sementara saudara laki-lakinya dipukuli.
Tentara Israel dan pasukan pendudukan telah meningkatkan serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023.
Sekitar 750.000 pasukan pendudukan Israel tinggal di Tepi Barat, termasuk sekitar 250.000 di Yerusalem Timur, di permukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional, menurut perkiraan Palestina.
Lebih dari 1.100 warga Palestina telah tewas dan sekitar 12.000 lainnya dalam serangan oleh tentara Israel dan pasukan pendudukan di Tepi Barat sejak Oktober 2023, menurut data Palestina. ***