Iran Tetap Teguh Saat Pentagon Diperkirakan Akan Beri Pengarahan kepada Trump tentang Opsi Militer Terbaru

ORBITINDONESIA.COM - Presiden Donald Trump diperkirakan akan mendengar tentang opsi militer terbaru untuk Iran dari para pejabat Pentagon hari ini saat ia menekan Teheran untuk menyetujui kesepakatan, kata sebuah sumber.

Secara terpisah, saat menjawab pertanyaan di Ruang Oval, Trump mengatakan bahwa tidak ada yang tahu status pembicaraan dengan Iran selain dirinya sendiri dan beberapa orang lainnya, menunjukkan bahwa negosiasi terus maju meskipun secara publik tampak buntu.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, dalam pernyataan terbaru yang dikeluarkan atas namanya, kembali menegaskan visinya yang tanpa kompromi untuk kawasan tersebut.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengejek gagasan memblokade Iran, dengan menunjuk pada perbatasan darat dan maritim negara yang luas dalam sebuah unggahan di akun X-nya hari ini.

“Jika Anda membangun dua tembok, satu dari NYC ke Pantai Barat dan satu lagi dari LA ke Pantai Timur, total panjangnya akan mencapai 7.755 km, yang masih sekitar 1.000 km lebih pendek dari total perbatasan Iran,” tulis Ghalibaf.

“Semoga berhasil memblokade negara dengan perbatasan seperti itu,” tambahnya.

Dalam catatan tambahan yang ditujukan kepada Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, Ghalibaf menulis “P.S. Untuk Pete Hegseth: 1 km = 0,62 mil.”

Presiden Donald Trump mengatakan hari ini bahwa tidak ada yang tahu status pembicaraan dengan Iran selain dirinya sendiri dan beberapa orang lainnya, menunjukkan bahwa negosiasi terus maju meskipun secara publik tampak buntu.

“Tidak ada yang tahu apa isi pembicaraan itu, kecuali saya dan beberapa orang lainnya,” kata Trump di Ruang Oval, bahkan ketika ia mengakui ketidakpastian mengenai kepemimpinan Iran.

“Kita punya masalah karena tidak ada yang tahu pasti siapa pemimpinnya. Ini sedikit masalah,” katanya.

Sambil bersikeras bahwa Teheran sangat ingin mencapai kesepakatan, Trump mengatakan bahwa blokade Selat Hormuz yang dilakukannya berjalan sesuai rencana.

“Ekonomi mereka sedang runtuh. Blokade ini luar biasa. Kekuatan blokade ini luar biasa,” katanya.

Trump tampaknya menepis kemungkinan bahwa ia akan mengakhiri gencatan senjata yang berlaku saat ini dan melanjutkan pemboman Iran.

“Saya tidak tahu apakah kita membutuhkannya. Kita mungkin membutuhkannya,” katanya.***