Capung Asiagomphus: Penglihatan Merah yang Menginspirasi Teknologi

ORBITINDONESIA.COM – Capung Asiagomphus melaenops menggemparkan dunia sains dengan kemampuan penglihatannya yang menembus spektrum merah hingga inframerah. Penemuan ini menantang batas pengetahuan kita tentang evolusi penglihatan pada serangga.

Penemuan ini berasal dari penelitian tim ahli Osaka Metropolitan University. Fokusnya pada protein visual unik yang dimiliki capung ini, memberikan pandangan baru tentang kemampuan penglihatan serangga. Kemampuan ini melampaui mayoritas spesies lainnya, termasuk manusia.

Protein opsin RhLWA2 memungkinkan capung ini menangkap panjang gelombang cahaya hingga 720 nm. Modifikasi alami pada struktur kimianya memberi keunggulan evolusioner. Adaptasi ini menunjukkan kemampuan alam dalam menciptakan sensorik canggih, serupa dengan teknologi optik manusia.

Fenomena evolusi paralel antara capung Asiagomphus dan manusia menyoroti kesamaan dalam adaptasi biologis. Meskipun berbeda garis keturunan, keduanya mengatasi tantangan penglihatan merah dengan cara yang mirip. Ini menunjukkan efisiensi dan kompleksitas yang setara pada serangga.

Penelitian ini membuka peluang bagi kemajuan di bidang optogenetika. Pemahaman tentang protein opsin capung dapat memicu inovasi dalam terapi medis. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana kita bisa mengadaptasi penemuan ini untuk memajukan teknologi kesehatan.

(Orbit dari berbagai sumber, 19 April 2026)