Filantropi Gelap: Ketidaktransparan dalam Donasi Kampanye

ORBITINDONESIA.COM – Penggunaan uang filantropi untuk mendanai politik semakin meningkat, mengaburkan garis antara kedermawanan dan kepentingan politik di AS.

Di Amerika, perubahan besar terjadi dalam cara pendanaan politik. Semakin banyak dana datang dari organisasi nirlaba yang tidak mengungkapkan identitas donor aslinya.

Uang gelap telah menjadi fenomena dalam pemilu Amerika. Pada siklus pemilu 2024, 17 persen dari dana yang disumbangkan ke super PAC berasal dari organisasi yang tidak mengungkapkan donatur mereka, dua kali lipat dari tahun 2020.

Peningkatan penggunaan uang filantropi dalam politik menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas. Apakah masyarakat dapat memercayai proses demokrasi jika sumber dana kampanye tidak diketahui?

Penggunaan filantropi dalam politik bisa mengaburkan transparansi yang dijanjikan Mahkamah Agung AS. Pertanyaannya, bagaimana kita dapat menjaga demokrasi yang sehat jika uang gelap terus mengalir tanpa pengawasan?

(Orbit dari berbagai sumber, 4 April 2026)