Artemis 2: Misi Bulan di Tengah Ancaman Cuaca Antariksa

ORBITINDONESIA.COM – NASA tetap optimis meluncurkan misi Artemis 2 ke bulan meski ada ledakan matahari besar yang terjadi baru-baru ini.

Ledakan besar X1.4 dari matahari memicu gangguan radio di Asia dan Australia. Namun, NASA menyatakan bahwa peluncuran Artemis 2 ke bulan tetap aman dari ancaman cuaca antariksa tersebut. Peluncuran dijadwalkan pada 1 April.

Cuaca antariksa dapat menimbulkan risiko serius bagi astronot dan satelit jika terkena radiasi berbahaya. Misi Artemis 2 akan menguji rencana perlindungan radiasi untuk kru mereka. Pengalaman ini penting untuk misi jangka panjang di luar angkasa.

Misi Artemis 2 menjadi tonggak penting setelah hampir lima dekade sejak Apollo 17. Dengan empat astronot yang akan terbang mengelilingi bulan, misi ini menandai kemajuan signifikan dalam eksplorasi luar angkasa.

Keberhasilan Artemis 2 dapat membuka jalan bagi misi lebih lanjut ke bulan dan seterusnya. Pertanyaan selanjutnya adalah sejauh mana kita dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan cuaca antariksa di masa depan.