Harapan Damai AS-Iran: Dampak Positif pada Pasar Saham

ORBITINDONESIA.COM – Pasar saham Amerika Serikat mengalami kenaikan signifikan, dipicu oleh harapan baru akan berakhirnya perang AS-Iran. Laporan yang belum dikonfirmasi menyebutkan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, membuka kemungkinan mengakhiri konflik dengan jaminan tertentu.

Kenaikan ini terjadi setelah Dow Jones Industrial Average melonjak 1.109 poin atau 2,5%. S&P 500 dan Nasdaq Composite juga mengalami peningkatan, masing-masing sebesar 2,9% dan 3,8%. Sementara itu, Presiden Donald Trump dilaporkan bersedia mengakhiri permusuhan militer di Timur Tengah meskipun Selat Hormuz tetap tertutup.

Pezeshkian sebelumnya menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk mengakhiri perang ini adalah dengan mengakui hak-hak Iran, pembayaran ganti rugi, dan jaminan internasional yang kuat. Di tengah konflik ini, sektor teknologi yang sebelumnya tertekan menunjukkan pemulihan. Harga saham Nvidia naik lebih dari 5%, dan Microsoft meningkat lebih dari 3%.

Langkah menuju perdamaian ini disambut positif oleh pasar saham, meskipun masalah minyak belum sepenuhnya terpecahkan. Eric Diton dari The Wealth Alliance mengingatkan bahwa jika masalah minyak tidak terselesaikan, tekanan akan terus berlanjut. Brent crude prices tetap tinggi setelah laporan serangan Iran terhadap kapal tanker minyak Kuwait.

Seiring dengan naiknya harga minyak mentah, ada kebutuhan mendesak untuk solusi yang lebih permanen. Ini adalah saat yang kritis bagi diplomasi internasional untuk benar-benar mengakhiri konflik ini. Akankah langkah ini membawa perdamaian yang berkelanjutan atau justru memicu ketegangan baru?

(Orbit dari berbagai sumber, 1 April 2026)