Pasar Saham Tertekan: Harga Minyak Naik dan Teknologi Merosot
ORBITINDONESIA.COM – Pasar saham kembali terpukul pada Senin kemarin, ditandai dengan kenaikan harga minyak dan penurunan tajam di sektor teknologi.
Penurunan ini terjadi ketika para pedagang mengabaikan komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang inflasi. Indeks saham utama mengalami penurunan, dengan indeks Nasdaq Composite turun 1,2% dan Dow Jones Industrial Average berkurang 60 poin.
Harga minyak AS melonjak di awal minggu, dengan West Texas Intermediate mencapai harga tertinggi sejak Juli 2022. Sementara itu, Brent crude mengalami kenaikan bulanan terbesar dengan peningkatan 55%. Powell menyatakan bahwa meskipun harga energi naik, ekspektasi inflasi tetap terkendali dalam jangka panjang.
Di tengah ketidakpastian ini, pernyataan Presiden Donald Trump memberikan harapan untuk penyelesaian konflik dengan Iran. Namun, ancaman akan tindakan militer jika negosiasi gagal memberikan tekanan tambahan pada pasar.
Pasar saham menunjukkan pola yang menarik dengan kinerja buruk di akhir pekan dan lebih baik di awal minggu. Akankah pola ini bertahan di tengah ketidakpastian global? Pertanyaan ini masih menggantung di benak para investor.
(Orbit dari berbagai sumber, 31 Maret 2026)