Elon Musk dan Polemik Akuisisi Twitter: Imbas Finansial dan Hukum
ORBITINDONESIA.COM – Elon Musk dinyatakan bertanggung jawab oleh juri California karena menyesatkan pemegang saham Twitter selama akuisisi senilai $44 miliar pada tahun 2022.
Kasus ini bermula dari cuitan Musk yang menyebut bahwa kesepakatan akuisisi Twitter 'sementara ditangguhkan', yang menyebabkan saham Twitter merosot hampir 10% dalam satu sesi.
Juri menemukan bahwa meskipun Musk mengklaim keraguannya terkait jumlah akun bot dan spam, para pemegang saham merasa ini adalah taktik untuk menekan harga saham.
Joseph Cotchett, pengacara pemegang saham, menekankan bahwa kasus ini menunjukkan perlindungan investor kecil dari manuver korporasi besar.
Kasus ini mengingatkan kita akan pentingnya transparansi dalam transaksi besar dan dampaknya pada investor kecil. Apakah ini akan menjadi pelajaran berharga bagi perusahaan teknologi lainnya?
(Orbit dari berbagai sumber, 26 Maret 2026)