Fenomena Polusi Cahaya Satelit dan Dampaknya pada Astrofotografi
ORBITINDONESIA.COM – SpaceX telah meluncurkan satelit ke-10.000 ke orbit rendah Bumi, membanjiri langit malam dengan cahaya buatan yang mengganggu keindahan alami kosmos.
Polusi cahaya satelit kini menjadi perhatian utama bagi para astronom dan astrofotografer. Jumlah satelit di orbit meningkat drastis, mengancam kualitas data astronomi dan pengalaman melihat langit malam yang murni.
Fotografer Joshua Rozells menyajikan gambaran visual polusi cahaya satelit melalui foto kompositnya, Swamped Skies. Dengan 343 foto yang menunjukkan jejak satelit, karya ini menekankan betapa seriusnya masalah ini. Data menunjukkan peningkatan signifikan peluncuran satelit setiap tahun, dengan regulasi yang minim.
Rozells mengungkapkan kekhawatiran tentang kurangnya regulasi peluncuran satelit. Meskipun memberikan akses internet ke daerah terpencil, polusi cahaya satelit mengancam penelitian astronomi dan keindahan langit malam. Ini adalah peringatan akan bahaya yang semakin memburuk jika tidak ditangani.
Peningkatan jumlah satelit menawarkan manfaat, tetapi juga menuntut tindakan mitigasi polusi cahaya. Pertanyaan terbuka tetap: bagaimana kita dapat menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan pelestarian langit malam yang alami?
(Orbit dari berbagai sumber, 26 Maret 2026)