Trump Ultimatum Iran: Krisis Selat Hormuz di Tengah Ancaman

ORBITINDONESIA.COM – Donald Trump mengeluarkan ultimatum 48 jam kepada Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Jika tidak dipenuhi, AS mengancam akan 'menghancurkan' pembangkit listrik Iran.

Selat Hormuz adalah jalur penting bagi pengiriman minyak dunia. Iran telah memblokirnya setelah serangan AS dan Israel. Kondisi ini memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Penutupan Selat Hormuz berpengaruh besar terhadap ekonomi global. Harga minyak melonjak lebih dari 70% tahun ini. Ini menambah ketidakstabilan di pasar energi dunia.

Ketegangan ini menunjukkan kerentanan rantai pasok energi global. Di sisi lain, Iran menunjukkan kemampuannya untuk mengganggu kekuatan besar seperti AS dan sekutunya.

Konflik ini menimbulkan pertanyaan tentang masa depan keamanan energi dunia. Apakah diplomasi akan menang, atau akankah ketegangan ini terus meningkat?

(Orbit dari berbagai sumber, 26 Maret 2026)