Penggabungan Nexstar-Tegna: Dampak Besar pada Industri Penyiaran AS

ORBITINDONESIA.COM – FCC telah menyetujui penggabungan Nexstar dan Tegna senilai $6,2 miliar, menjadikannya operator stasiun TV lokal terbesar di AS.

Keputusan FCC datang sehari setelah delapan jaksa agung negara bagian menggugat, menolak penggabungan yang dianggap melanggar undang-undang antimonopoli federal. FCC mengesampingkan aturan kepemilikan yang memungkinkan entitas gabungan ini untuk menjangkau lebih dari 60% rumah tangga di AS.

Penggabungan ini mencerminkan perubahan lanskap media di mana deregulasi memberikan keunggulan kompetitif. Kebijakan pemerintahan Trump yang deregulatif mendorong ekspansi ini di tengah persaingan ketat dengan perusahaan teknologi besar dan media besar lama.

Keputusan FCC yang kontroversial ini memicu kritik karena dianggap kurang transparan. Anna M. Gomez, satu-satunya anggota Demokrat di FCC, mengecam proses persetujuan yang tertutup dan tidak melibatkan pemungutan suara penuh dari Komisi.

Keputusan ini menimbulkan pertanyaan tentang keseimbangan antara deregulasi dan perlindungan kepentingan publik. Akankah langkah ini memicu lebih banyak konsolidasi di sektor media, atau justru menghidupkan kembali jurnalisme lokal yang kuat?

(Orbit dari berbagai sumber, 24 Maret 2026)