SpaceX Capai Tonggak Sejarah 10.000 Satelit di Orbit
ORBITINDONESIA.COM – SpaceX telah melampaui angka 10.000 satelit Starlink di orbit Bumi, menandai pencapaian besar dalam waktu kurang dari tujuh tahun sejak peluncuran pertama mereka pada Mei 2019.
SpaceX terus mendominasi peluncuran satelit dengan rata-rata peluncuran setiap 2,3 hari di tahun 2026. Dengan lebih dari 10 juta pelanggan aktif di 160 negara, konstelasi Starlink menempatkan SpaceX di liga tersendiri.
Pengumuman SpaceX tentang sistem Space Situational Awareness (SSA) bernama 'Stargaze' menunjukkan komitmennya dalam menghindari tumbukan di orbit rendah Bumi. Sistem ini menggunakan pelacak bintang untuk memetakan objek dan mempercepat identifikasi potensi tabrakan.
Dominasi SpaceX dalam industri satelit tidak hanya didorong oleh teknologi, tetapi juga oleh akses finansial yang signifikan. Vertical integration dari peluncuran, satelit, gateway, dan terminal pengguna adalah kunci keberhasilan mereka, memungkinkan harga rendah dan pasar konsumen yang meluas.
Pencapaian SpaceX dalam menempatkan lebih dari 10.000 satelit di orbit membuka era baru dalam komunikasi global. Namun, tantangan dalam manajemen lalu lintas satelit menjadi pertanyaan penting yang perlu dijawab untuk masa depan eksplorasi luar angkasa yang berkelanjutan.
(Orbit dari berbagai sumber, 21 Maret 2026)