Terobosan CAR-T: Harapan Baru untuk Penderita Multiple Sclerosis
ORBITINDONESIA.COM – Grace Miller, mantan pengacara yang kini berjuang melawan multiple sclerosis, menaruh harapan pada terapi CAR-T yang revolusioner.
Multiple sclerosis (MS) adalah penyakit autoimun yang hingga kini belum ada obatnya. Penderita MS kehilangan fungsi tubuh secara bertahap, dan terapi yang ada belum mampu menangani masalah di otak dan sistem saraf pusat secara efektif.
Terapi CAR-T, yang awalnya dikembangkan untuk kanker, menunjukkan potensi dalam mengatasi MS. Dengan merekayasa sel-sel T untuk menyerang sel B yang overaktif, terapi ini membuka peluang baru. Namun, risikonya termasuk sindrom pelepasan sitokin dan efek neurotoksik, yang perlu diwaspadai.
Meskipun terapi CAR-T menjanjikan, para ahli seperti Dr. Rhonda Voskuhl dan Dr. Enrique Alvarez mempertanyakan efektivitasnya dalam memperbaiki kerusakan neurologis pada kasus MS progresif. Ada kebutuhan mendesak untuk terapi yang tidak hanya menekan inflamasi tapi juga memperbaiki jaringan saraf yang rusak.
Terapi CAR-T bisa menjadi langkah maju dalam penanganan MS, meski risikonya besar. Masa depan pengobatan MS mungkin memerlukan kombinasi terapi yang dapat memperbaiki kerusakan saraf sekaligus menekan aktivitas autoimun. Pertanyaannya, seberapa cepat sains bisa menjawab tantangan ini?
(Orbit dari berbagai sumber, 19 Maret 2026)