Hotel di Baghdad Terkena Serangan Drone, Irak Sebut Kedutaan Besar AS dan Ladang Minyak Juga Jadi Sasaran
ORBITINDONESIA.COM - Video dari media sosial, yang telah dilacak lokasinya dan diverifikasi oleh kantor berita Reuters, menunjukkan asap dan api yang mengepul dari Hotel Al-Rasheed di Baghdad, setelah serangan drone.
Hotel tersebut terletak di Zona Hijau Baghdad yang dijaga ketat, yang menampung kantor-kantor pemerintah dan misi diplomatik, termasuk Kedutaan Besar AS.
Kementerian Dalam Negeri Irak mengkonfirmasi bahwa sebuah drone jatuh di Hotel Al-Rasheed pada Selasa pagi, 17 Maret 2026, waktu setempat.
“Kementerian ingin mengklarifikasi bahwa, setelah tim forensik khusus melakukan inspeksi di lokasi dan teknis, ditemukan bahwa sebuah drone telah mengenai pagar atas hotel, tanpa mengakibatkan korban jiwa atau kerusakan material yang signifikan,” kata kementerian dalam negeri dalam sebuah pernyataan.
Serangan ini terjadi bersamaan dengan video, yang dilacak lokasinya oleh CNN, yang menunjukkan ledakan di dekat sekitar Kedutaan Besar AS di Baghdad.
Video lain menunjukkan proyektil yang konsisten dengan drone menghantam area di dekat kedutaan, dan sistem pertahanan udara menembaki proyektil di atas Baghdad sekitar 600 meter dari kompleks kedutaan.
Sebelumnya, juru bicara Panglima Angkatan Bersenjata Irak, Sabah al-Numan, mengatakan bahwa markas besar Kedutaan Besar AS, Al-Rasheed, dan ladang minyak Majnoon di Irak selatan telah diserang.
Video yang dilacak lokasinya oleh CNN tampaknya menunjukkan sistem pertahanan udara menembaki sebuah proyektil di atas ibu kota Irak, sekitar 600 meter dari kompleks Kedutaan Besar AS di Baghdad pada Selasa pagi waktu setempat.
Dalam satu video, terlihat jejak tembakan anti-pesawat yang konsisten dengan tembakan dari sistem Counter Rocket, Artillery, and Mortar (C-RAM) AS. Kemudian terlihat ledakan yang konsisten dengan pencegatan proyektil di langit.
“Seseorang di darat kemudian terdengar berkata, ‘Hati-hati, saudaraku, terhadap pecahan peluru.’”
Video lain menunjukkan momen ketika sebuah proyektil yang tampaknya berasal dari drone menghantam area dekat Kedutaan Besar AS. Dalam klip tersebut, terlihat peluru pertahanan udara melesat di langit, sebelum sesuatu yang tampak seperti drone menghantam tanah. Ledakan besar kemudian terdengar dalam video tersebut, yang diambil sekitar 1.000 meter dari kedutaan.
Sebuah suara di latar belakang terdengar mengatakan, “Itu dia, itu dia. Menghantam, menghantam, menghantam, menghantam.” Suara itu kemudian berkata, “Apa itu? Drone terbang?”
Kedutaan Besar AS pernah diserang sebelumnya. Pada hari Sabtu, dua drone menyerang Kedutaan Besar AS di ibu kota, kata seorang pejabat keamanan kepada CNN. Video yang dilacak lokasinya oleh CNN pada hari Sabtu menunjukkan asap dan api mengepul dari sebuah bangunan di sekitar kompleks tersebut.
“Pada Selasa pagi waktu setempat, juru bicara Panglima Angkatan Bersenjata Irak mengatakan bahwa “serangan yang tidak beralasan” telah “berulang kali terjadi terhadap sejumlah fasilitas, instalasi, dan misi diplomatik yang vital.””
Termasuk markas besar Kedutaan Besar AS di Baghdad, ladang minyak Majnoon, dan Hotel Internasional Al-Rasheed, kata Sabah al-Numan dalam sebuah pernyataan yang diposting oleh Kantor Perdana Menteri Irak pada X. ***