Premanisme dan Kekerasan terhadap Aktivis: Ancaman bagi Demokrasi

ORBITINDONESIA.COM – Penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus di Jakarta memicu kecaman luas. Menteri HAM menegaskan tindakan premanisme harus dihentikan segera.

Insiden kekerasan terhadap Andrie Yunus terjadi setelah ia merekam podcast kritis di YLBHI. Ini menyoroti meningkatnya ancaman terhadap kebebasan berpendapat di Indonesia.

Kekerasan terhadap aktivis HAM bukan fenomena baru. Data menunjukkan peningkatan serangan terhadap pembela HAM sejak beberapa tahun terakhir. Hal ini dipandang sebagai respons represif terhadap suara kritis.

Demokrasi yang sehat bergantung pada kebebasan berpendapat dan keamanan masyarakat sipil. Ketika aparat gagal melindungi, kepercayaan publik pada pemerintah menurun.

Kejadian ini harus menjadi pengingat bagi pemerintah untuk melindungi aktivis dan kebebasan sipil. Apakah kita akan membiarkan kekerasan membungkam suara kritis, atau kita akan berdiri membela demokrasi?

(Orbit dari berbagai sumber, 17 Maret 2026)