Oracle: Pertumbuhan AI dan Keberanian di Pasar Cloud
ORBITINDONESIA.COM – Saham Oracle melonjak hampir 10% setelah raksasa teknologi ini melaporkan hasil kuartal yang menenangkan kekhawatiran Wall Street tentang investasi AI mereka yang mahal.
Oracle mengumumkan pendapatan dan laba yang melampaui ekspektasi untuk kuartal yang berakhir Februari. Prediksi penjualan untuk tahun fiskal 2027 dinaikkan menjadi $90 miliar, menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 34%.
Pertumbuhan 84% dari bisnis Oracle Cloud Infrastructure menjadi $4.9 miliar menjadi sorotan, memperlihatkan langkah Oracle menantang dominasi Amazon, Microsoft, dan Alphabet di sektor cloud. Penekanan Oracle pada AI menarik perhatian, dengan RPO meningkat 325% tahun-ke-tahun.
Kekhawatiran investor mencakup biaya untuk memenuhi permintaan dan kontrak besar dengan OpenAI. Strategi 'Bring-Your-Own-Chips' Oracle menyoroti inovasi dalam pembiayaan proyek AI, meskipun menimbulkan pertanyaan tentang margin profitabilitas.
Oracle optimistis dengan pertumbuhan 19%-21% pada kuartal berjalan dan target pendapatan $67 miliar untuk 2026. Kebutuhan pasar AI yang meningkat dan investasi besar menjadi katalis utama. Keseimbangan antara inovasi dan profitabilitas akan menentukan perjalanan Oracle ke depan.
(Orbit dari berbagai sumber, 14 Maret 2026)