Romance Scams: Mengungkap Manipulasi di Balik Layar Digital
ORBITINDONESIA.COM – Romance scams menjadi salah satu bentuk penipuan paling merugikan di Amerika Serikat, dengan korban kehilangan $1,16 miliar pada tahun 2025, ungkap FTC.
Media sosial dan aplikasi kencan telah mengubah cara kita terhubung, tetapi juga membuka pintu bagi penipuan yang mengeksploitasi hubungan tulus demi keuntungan finansial.
Penipuan ini menargetkan semua demografi, termasuk pengguna muda yang melek digital. Scammers menggunakan AI dan identitas curian untuk membuat persona yang meyakinkan. Taktik ini melibatkan 'love bombing' dan berusaha untuk memindahkan komunikasi ke platform yang tidak terpantau untuk menghindari deteksi.
Romance scams bekerja karena mereka memanfaatkan emosi manusia seperti kesepian dan kepercayaan. Penting untuk mengenali tanda-tanda peringatan, seperti permintaan uang mendesak atau penghindaran pertemuan tatap muka.
Kesadaran dan kehati-hatian adalah perlindungan terkuat Anda. Dengan memahami taktik penipuan ini, kita dapat melindungi diri dan orang yang kita cintai dari ancaman yang terus berkembang ini.
(Orbit dari berbagai sumber, 8 Maret 2026)