Era Pascakebenaran: Ketika Emosi Menggeser Fakta

ORBITINDONESIA.COM – Di tengah derasnya arus informasi digital, kebenaran kian tersisih oleh narasi emosional yang viral secepat kilat.

Kita hidup di era pascakebenaran, ketika emosi dan keyakinan personal lebih diutamakan daripada fakta objektif dalam membentuk opini publik.

Sepanjang 20 Oktober 2024 hingga 6 Desember 2025, Kemkomdigi menemukan 1.890 konten hoaks di Indonesia, menunjukkan betapa masifnya misinformasi yang beredar.

Publik lebih cenderung percaya pada cerita yang menyentuh emosinya dibandingkan data yang bisa diverifikasi, seperti dalam kasus klaim palsu tentang George Soros.

Di tengah tantangan ini, kita perlu merenungkan bagaimana membangun kembali kepercayaan pada fakta dan data yang dapat diverifikasi, bukan hanya pada narasi emosional.

(Orbit dari berbagai sumber, 7 Maret 2026)