JOMO: Merayakan Kebahagiaan di Era Digital yang Sibuk
ORBITINDONESIA.COM – Di tengah derasnya arus informasi, JOMO atau Joy of Missing Out menjadi pelarian bagi mereka yang lelah dengan tekanan media sosial.
Seiring peningkatan penggunaan media sosial, masyarakat mulai merasa jenuh dengan tuntutan untuk selalu mengikuti tren dan pencapaian orang lain. Tekanan ini menimbulkan stres dan rasa cemas yang berkepanjangan.
Fenomena JOMO menjawab kejenuhan ini dengan mempromosikan kebahagiaan dari 'ketidakhadiran'. Data dari University of Melbourne mencatat bahwa istirahat digital singkat mampu menurunkan stres dan meningkatkan performa kognitif, sementara studi lain menunjukkan jeda sejenak dari media sosial meningkatkan kesejahteraan subjektif.
JOMO bukan hanya tentang menghindari media sosial, tetapi juga mengambil kembali kontrol atas ruang pribadi. Ini bukan sikap antisosial, melainkan cara baru untuk memprioritaskan kesehatan mental dan kebahagiaan individu di era digital.
Di tengah hiruk-pikuk digital, mungkin inilah saatnya kita bertanya: Apakah kita memegang kendali atas hidup kita, atau justru dikuasai oleh layar dan notifikasi? Marilah kita pertimbangkan untuk merangkul JOMO, memberikan otak dan tubuh kita jeda yang memang layak diterima.
(Orbit dari berbagai sumber, 2 Maret 2026)