Perbedaan Risiko Kardiovaskular pada Wanita dan Pria: Fakta Tersembunyi

ORBITINDONESIA.COM – Temuan baru menunjukkan bahwa wanita memiliki risiko serangan jantung lebih tinggi pada tingkat plak lebih rendah dibandingkan pria, menyoroti perbedaan penting dalam kesehatan kardiovaskular antara kedua jenis kelamin.

Selama ini, risiko kardiovaskular sering kali dipahami dengan mengaburkan perbedaan antara wanita dan pria. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa plak koroner pada wanita, meskipun pada volume lebih rendah, tetap menimbulkan risiko signifikan pada level yang lebih rendah dibandingkan pria.

Studi yang dipublikasikan di Circulation: Cardiovascular Imaging menyoroti bahwa wanita mengalami peningkatan risiko serangan jantung atau nyeri dada saat plak mencapai 20% dari pembuluh koroner mereka, berbeda dengan pria yang risikonya muncul pada 28%. Temuan ini penting dalam menilai bagaimana penyakit jantung koroner non-obstruktif sering lebih umum pada wanita dan tetap serius.

Perbedaan signifikan ini memicu pertanyaan tentang bagaimana model risiko tradisional, yang umumnya dikembangkan berdasarkan populasi pria, mungkin tidak sepenuhnya menangkap dinamika penyakit jantung pada wanita. Integrasi penilaian kuantitatif plak dalam interpretasi CCTA dapat membantu dalam penilaian risiko yang lebih tepat dan strategi pencegahan yang lebih awal dan terpersonalisasi.

Penting bagi komunitas medis untuk mengenali perbedaan mendasar ini dalam manifestasi penyakit jantung antara pria dan wanita. Dengan pemahaman yang lebih baik, kita dapat merancang intervensi yang lebih tepat dan meningkatkan hasil perawatan bagi wanita. Bagaimana kita dapat memastikan bahwa perbedaan ini diakomodasi dalam praktik klinis sehari-hari?

(Orbit dari berbagai sumber, 25 Februari 2026)