Amanda Manopo dan Tantangan Media Sosial: Anak Belum Lahir Jadi Sasaran Bully
ORBITINDONESIA.COM – Selebriti Amanda Manopo menghadapi badai kritik pedas di media sosial setelah isu kehamilan sebelum menikah mencuat. Sang calon anak yang belum lahir menjadi korban komentar negatif netizen, menimbulkan kesedihan mendalam bagi Amanda.
Komentar pedas di media sosial bukan hal baru bagi selebriti, namun kasus Amanda Manopo membawa perhatian baru pada dampak mental dari isu yang tidak berdasar. Setelah isu kehamilan sebelum menikah muncul, Amanda dan calon buah hatinya menjadi sasaran serangan verbal netizen yang tidak mengenal batas.
Fenomena serangan netizen ini memperlihatkan sisi gelap media sosial, di mana isu personal selebriti menjadi konsumsi publik tanpa mempertimbangkan dampak emosionalnya. Data dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa perundungan di media sosial dapat berdampak buruk pada kesehatan mental, tidak hanya bagi selebriti tetapi juga bagi masyarakat umum.
Perlakuan netizen terhadap Amanda Manopo menyoroti kesenjangan empati di dunia maya. Meskipun publik berhak mengetahui kabar selebriti, namun batasan etik dan empati harus tetap dijaga. Media sosial seharusnya menjadi ruang yang aman, bukan ajang perundungan yang merusak.
Kasus Amanda Manopo menjadi pengingat pentingnya literasi digital dan empati dalam berinteraksi di media sosial. Masyarakat perlu diajak untuk lebih bijaksana dalam berkomentar dan menyadari dampak dari setiap kata yang dilontarkan. Apakah kita sudah cukup bijak dalam menggunakan media sosial?
(Orbit dari berbagai sumber, 3 Februari 2026)