Komisi XI DPR RI Soroti Pengendalian Inflasi Sumatra Utara Jelang Ramadan
ORBITINDONESIA.COM - Komisi XI DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Provinsi Sumatra Utara untuk memantau dan mengevaluasi pengendalian inflasi daerah, khususnya menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, M. Hanif Dhakiri menyampaikan bahwa berdasarkan paparan yang diterima, upaya pengendalian inflasi di Sumatra Utara telah berjalan.
Meski demikian, ia mengakui bahwa secara angka, tingkat inflasi di daerah tersebut masih berada pada level yang relatif tinggi.
“Kita tadi sudah bertemu dengan jajaran Bank Indonesia dari pusat maupun yang dari wilayah Sumatera Utara beserta dengan Pemprov Sumatera Utara yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bobby Nasution,” ujar Hanif usai pertemuan dengan jajaran Bank Indonesia di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara, Medan, Jumat, 30 Januari 2026.
Dalam rangkaian kegiatan yang juga dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution. Hanif menuturkan tingginya inflasi di Sumatra Utara bukan disebabkan oleh faktor struktural seperti kebijakan pemerintah, melainkan lebih dipengaruhi oleh faktor non-struktural.
“Namun demikian kita juga melihat bahwa sebab dari masih tingginya angka inflasi yang ada di Sumatra Utara bukan disebabkan oleh faktor-faktor struktural misalnya seperti kebijakan tapi lebih faktor-faktor non struktural jadi misalnya soal bencana,” jelasnya.
Selain itu, Hanif juga mengatakan adanya guncangan sementara terhadap inflasi akibat bencana banjir yang melanda provinsi tersebut, serta peningkatan permintaan yang kerap terjadi menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Untuk menjaga stabilitas harga, Komisi XI mendorong optimalisasi sinergi dan kerja sama seluruh pihak yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), terutama dalam pengendalian komoditas yang berkontribusi besar terhadap inflasi.
“Sehingga kita terus mendorong agar Sinergi dan kerjasama dari seluruh entitas di TPID, itu bisa lebih dioptimalkan dan kepada sejumlah komoditas yang memang berkontribusi pada peningkatan inflasi,” tegas Hanif.
Dalam kesempatan tersebut, Komisi XI juga mencatat aspirasi Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution terkait persoalan logistik. Menurut Hanif, jalur logistik antarwilayah di Pulau Sumatera masih perlu diintegrasikan secara lebih optimal.
“Tadi juga disampaikan ada aspirasi dari pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait dengan masalah logistik, jalur logistik yang perlu diintegrasikan antar wilayah yang ada di Sumatera ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keterbatasan integrasi jalur logistik tersebut selama ini masih menjadi hambatan dan turut berkontribusi terhadap peningkatan inflasi di daerah. “Jadi selama ini kan itu memang masih menjadi hambatan dan punya peran juga di dalam peningkatan inflasi yang ada di daerah,” pungkas Hanif. ***