Pencalonan Al-Maliki: Ancaman dari AS dan Dampaknya bagi Irak
ORBITINDONESIA.COM – Pencalonan Nouri al-Maliki sebagai Perdana Menteri Irak kembali menuai ancaman dari Amerika Serikat. Mengapa al-Maliki yang kontroversial ini mendapatkan kesempatan lagi?
Pada 2014, al-Maliki dituding gagal membendung kekuatan Islamic State (IS) di Mosul. Kepemimpinannya yang dianggap sektarian meminggirkan kaum Sunni, menambah ketegangan di Irak.
Koalisi partai Syiah di Irak, Coordination Framework, mencalonkan al-Maliki dengan alasan pengalaman dan kondisi regional genting. Dukungan Iran terhadap koalisi ini menambah kompleksitas hubungan dengan AS.
Banyak pihak di Irak memandang al-Maliki sebagai figur kontroversial. Kritikus mengkhawatirkan kebangkitan sektarianisme dan potensi dominasi Iran jika al-Maliki kembali berkuasa.
Apakah Irak siap menghadapi tantangan baru di bawah kepemimpinan al-Maliki? Atau apakah ini akan menjadi langkah mundur bagi negara yang masih berjuang bangkit dari konflik? Hanya waktu yang akan menjawab.
(Orbit dari berbagai sumber, 2 Februari 2026)