Harga Emas Melonjak di Tengah Gejolak Politik Global

ORBITINDONESIA.COM – Ketidakpastian politik global mendorong harga emas ke rekor tertinggi, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap kebijakan kontroversial Presiden Trump.

Ketegangan geopolitik, termasuk ancaman militer AS dan kebijakan ekonomi proteksionis, memicu peralihan investasi ke aset aman seperti emas. Harga emas telah naik lebih dari 17% sejak awal tahun, dipicu oleh sentimen negatif terhadap mata uang dan obligasi AS.

Goldman Sachs menaikkan proyeksi harga emas untuk 2026 karena tren diversifikasi aset ke emas oleh bank sentral negara berkembang. Dengan pembelian rata-rata 60 ton per bulan, harga emas diprediksi mencapai US$5.400/oz. Faktor utama lainnya adalah kebijakan moneter The Fed yang lebih dovish.

Investor perlu waspada terhadap fase optimisme yang berlebihan. Meskipun harga emas terus melonjak, potensi koreksi tetap ada. Investor bijaksana akan siap menghadapi perubahan mendadak dan memanfaatkan momentum ini dengan strategi investasi yang hati-hati.

Kenaikan harga emas menjadi refleksi ketidakpastian global dan strategi diversifikasi aset. Bagaimana investor menavigasi lanskap ini akan menentukan keberhasilan investasi mereka. Apakah kita siap menghadapi volatilitas yang mungkin datang?

(Orbit dari berbagai sumber, 29 Januari 2026)