Kesenjangan Mencolok: Kekalahan Telak China U23 dari Jepang U23
ORBITINDONESIA.COM – Jepang U23 menunjukkan superioritas mereka dengan mengalahkan China U23 4-0 di final Piala Asia AFC U23, sebuah kekalahan yang mencerminkan perbedaan besar dalam taktik dan persiapan.
China dan Jepang U23 bertemu dalam final Piala Asia AFC U23, di mana Jepang menguasai permainan sejak awal. Dengan penguasaan bola hingga 60%, Jepang mendominasi lapangan, sementara China bermain defensif dan mengandalkan serangan balik yang gagal efektif.
Jepang U23 mencatat 18 tembakan, 9 tepat sasaran, sementara China hanya menghasilkan 6 tembakan dengan 2 tepat sasaran. Tekanan konstan Jepang mengakibatkan penurunan akurasi umpan China dan banyak kesalahan dalam transisi. Statistik menunjukkan Jepang sering merebut bola di separuh lapangan lawan, menguntungkan mereka dalam melancarkan serangan cepat.
Kekalahan ini menyoroti perbedaan dalam taktik dan kebugaran antara kedua tim. Jepang menunjukkan fleksibilitas dan kontrol permainan yang superior, sementara China tampak tidak memiliki rencana cadangan ketika strategi awal mereka gagal. Ini menunjukkan perlunya perubahan dalam pelatihan dan pendekatan taktis tim China.
Kekalahan China dari Jepang bukan sekadar akibat dari permainan buruk, tetapi sebagai peringatan akan keterbatasan sepak bola muda mereka. Tanpa perubahan strategi dan pelatihan jangka panjang, kesenjangan ini hanya akan semakin melebar. Pertanyaan pentingnya adalah bagaimana China akan merespons tantangan ini ke depannya.
(Orbit dari berbagai sumber, 27 Januari 2026)