Momen Sejarah di Davos: AI, Trump, dan Tatanan Dunia Baru

ORBITINDONESIA.COM – Dalam kurun waktu 24 jam di Pegunungan Alpen Swiss, dunia menyaksikan pertemuan penting antara inovator AI, seorang perdana menteri yang menantang kekuasaan Amerika, dan presiden Amerika yang ekspansif.

Forum Ekonomi Dunia di Davos kali ini memperlihatkan pergeseran besar dalam tatanan global. CEO Anthropic, Dario Amodei, memperingatkan dampak AI terhadap pekerjaan dan distribusi kekayaan. Sementara Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menantang dominasi Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Trump.

Pernyataan Amodei mengenai potensi AI yang lebih pintar dari manusia menimbulkan kekhawatiran global. Carney, di sisi lain, menyatakan bahwa Amerika tidak lagi dapat dipercaya sebagai mitra. Ini diperkuat oleh kunjungannya ke Beijing untuk menjalin kerja sama dengan China.

Seiring dengan meningkatnya ketegangan geopolitik, pertemuan ini menandai potensi perpecahan dalam aliansi lama seperti NATO. Keputusan Trump terkait penjualan chip AI ke China dan permintaannya atas Greenland menambah kerumitan situasi.

Kehadiran para pemimpin dunia di Davos memperlihatkan bahwa perubahan besar sedang terjadi. Akankah kita siap menghadapi tantangan masa depan ini atau hanya menjadi penonton sejarah?

(Orbit dari berbagai sumber, 23 Januari 2026)