Kontroversi Subpoena Clinton dan Kasus Epstein: Tuntutan Kongres
ORBITINDONESIA.COM – Keputusan Komite Pengawasan DPR AS menuntut Bill dan Hillary Clinton atas penghinaan terhadap Kongres memicu perdebatan sengit terkait kasus Jeffrey Epstein.
Komite Pengawasan DPR AS mengesahkan resolusi menuntut Bill dan Hillary Clinton atas penghinaan terhadap Kongres. Ini terkait ketidakpatuhan mereka terhadap panggilan pengadilan dalam kasus Jeffrey Epstein. Resolusi ini akan dibawa ke DPR untuk pemungutan suara penuh.
Demokrat dan Republik terlibat dalam perdebatan panas terkait resolusi ini. Demokrat menuduh adanya standar ganda terhadap Clintons dibandingkan dengan tokoh lain. Sementara itu, Departemen Kehakiman telah merilis lebih dari 12.000 dokumen terkait Epstein, meski ini hanya sebagian kecil dari jutaan dokumen yang ada.
Beberapa anggota Demokrat setuju dengan resolusi ini, namun menyoroti perlunya tindakan serupa terhadap jaksa agung Pam Bondi. Bondi dianggap lambat dalam mengungkapkan dokumen Epstein. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang fokus politik dari tindakan ini.
Dengan resolusi ini melangkah ke pemungutan suara di DPR, pertanyaan tentang keadilan dan transparansi hukum dalam kasus Epstein terus berlanjut. Akankah langkah ini menjadi preseden baru dalam penanganan kasus serupa di masa depan?
(Orbit dari berbagai sumber, 23 Januari 2026)