Temuan Peptida di Luar Angkasa: Potensi Kehidupan Ekstraterestrial
ORBITINDONESIA.COM – Penelitian terbaru dari Aarhus University menunjukkan bahwa blok bangunan protein dapat terbentuk dengan mudah di luar angkasa, meningkatkan kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi.
Penelitian di Aarhus University dan fasilitas internasional di Hungaria menunjukkan bahwa peptida, blok bangunan protein, dapat terbentuk di lingkungan antar bintang. Ini menantang asumsi lama tentang pembentukan molekul kompleks di ruang angkasa.
Eksperimen yang dilakukan dengan mensimulasikan kondisi awan debu raksasa menunjukkan bahwa asam amino sederhana seperti glisin dapat membentuk peptida di luar angkasa. Penemuan ini mengindikasikan bahwa molekul-molekul esensial lebih umum di alam semesta daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Penelitian ini membuka peluang baru dalam pencarian kehidupan di luar Bumi. Jika peptida dapat terbentuk secara alami di ruang angkasa, kemungkinan proses serupa terjadi dengan asam amino yang lebih kompleks juga tinggi, menjanjikan wawasan baru tentang asal-usul kehidupan.
Penemuan ini menambah dimensi baru pada pemahaman kita tentang kehidupan di alam semesta. Meski banyak yang belum diketahui, penelitian ini menggugah pertanyaan tentang bagaimana kehidupan dapat muncul di planet lain dan masa depan eksplorasi ruang angkasa.
(Orbit dari berbagai sumber, 23 Januari 2026)