Trump dan Hadiah Nobel: Kontroversi di Balik Persembahan Perdamaian Venezuela
ORBITINDONESIA.COM – Donald Trump menerima hadiah Nobel Perdamaian dari pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado, dalam sebuah pertemuan bersejarah di Gedung Putih. Apakah ini isyarat perdamaian atau justru langkah politik penuh kontroversi?
Hubungan kompleks antara Amerika Serikat dan Venezuela telah lama menjadi sorotan dunia. Ketegangan meningkat ketika Trump memerintahkan serangan militer ke Venezuela, menggulingkan Nicolas Maduro. Di tengah situasi ini, pemberian hadiah Nobel oleh Machado kepada Trump menjadi sorotan baru dalam dinamika politik kedua negara.
Hadiah Nobel Perdamaian tidak dapat dipindahtangankan menurut komite Nobel. Namun, Machado tetap memberikan medali tersebut kepada Trump sebagai penghormatan atas dukungannya. Langkah ini mengundang pertanyaan tentang legitimasi dan makna simbolis dari tindakan tersebut, terutama mengingat posisi kontroversial Trump terhadap isu-isu global.
Beberapa pihak melihat tindakan Machado sebagai taktik politik untuk memperkuat dukungan internasional terhadap oposisi Venezuela. Sementara itu, Trump memanfaatkan momen ini untuk memperkuat citranya sebagai pembawa damai, meski ia sebelumnya meremehkan kemenangan Machado. Apakah ini pertanda perubahan atau sekadar strategi diplomasi?
Pemberian hadiah Nobel oleh Machado kepada Trump membuka diskusi baru tentang batasan diplomasi dan simbolisme politik. Apakah ini akan membawa perubahan nyata bagi Venezuela atau hanya menambah daftar panjang kontroversi politik global? Sebuah pertanyaan yang menggantung di benak masyarakat internasional.
(Orbit dari berbagai sumber, 18 Januari 2026)