Jakarta Dilanda Banjir: Dampak, Penyebab, dan Solusi
ORBITINDONESIA.COM – Jakarta kembali tergenang, dengan 57 RT dan 39 ruas jalan dilanda banjir akibat curah hujan ekstrem.
Banjir di Jakarta bukanlah fenomena baru. Curah hujan tinggi kali ini kembali menguji sistem penanggulangan banjir ibu kota. Kali Krukut dan Ciliwung meluap, memaksa ribuan warga mengungsi. BPBD DKI Jakarta bekerja keras mengatasi krisis ini.
Menurut BPBD, genangan air mencapai hingga 100 cm di beberapa wilayah. Penyebab utama banjir adalah curah hujan tinggi. Ini diperparah oleh luapan sungai. Penanganan cepat dibutuhkan untuk meminimalisir dampak. Namun, banjir ini mengindikasikan perlunya strategi jangka panjang yang lebih efektif.
Banjir Jakarta adalah tantangan yang memerlukan pendekatan holistik. Bukan hanya infrastruktur yang harus diperbaiki, tetapi juga pengelolaan tata ruang. Pemerintah perlu melibatkan masyarakat dalam upaya mitigasi. Kesadaran publik akan pentingnya pelestarian lingkungan juga harus ditingkatkan.
Refleksi dari bencana ini adalah pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Pertanyaan yang harus dijawab adalah: bagaimana kita bisa lebih siap di masa depan? Membangun Jakarta yang lebih tangguh adalah tugas kita bersama.
(Orbit dari berbagai sumber, 14 Januari 2026)