Goh/Izzuddin Tersungkur di Malaysia Open 2026: Sebuah Analisis
ORBITINDONESIA.COM – Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin harus menelan pil pahit di hadapan publik sendiri setelah tersingkir dalam laga krusial Malaysia Open 2026 melawan Ben Lane dan Sean Vendy.
Ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin, mengalami kekalahan mengejutkan di Malaysia Open 2026 saat berhadapan dengan pasangan Inggris, Ben Lane dan Sean Vendy. Pertandingan yang digelar di Axiata Arena ini menjadi sorotan karena Goh/Izzuddin adalah unggulan tuan rumah yang diharapkan melaju ke babak perempat final.
Kekalahan ini mengulang pertemuan mereka di Denmark Open 2025, di mana Goh/Izzuddin juga kalah dari Lane/Vendy. Dalam pertandingan terkini, set pertama ditutup dengan skor 13-21 untuk keunggulan pasangan Inggris. Meski Goh/Izzuddin sempat bangkit di set kedua dengan kemenangan 21-14, mereka kembali tumbang di set ketiga dengan skor 14-21. Data menunjukkan bahwa kesalahan sendiri dan kurangnya konsistensi serangan menjadi faktor penentu kegagalan mereka.
Kekalahan ini menimbulkan pertanyaan tentang persiapan mental dan strategi pasangan Malaysia dalam menghadapi tekanan besar di kandang sendiri. Meski memiliki potensi besar, Goh/Izzuddin tampak kesulitan mengatasi ketegangan saat melawan lawan yang telah beberapa kali menjegal langkah mereka.
Kekalahan Goh/Izzuddin di Malaysia Open 2026 menjadi refleksi bagi tim ganda putra Malaysia untuk mengevaluasi strategi dan mentalitas bertanding. Apakah tekanan di kandang sendiri menjadi beban yang justru menghambat? Atau ada faktor lain yang perlu dibenahi? Hanya waktu dan usaha keras yang dapat menjawabnya.
(Orbit dari berbagai sumber, 9 Januari 2026)