Pakar Podcast dan Tantangan Kritik Konstruktif di Era Prabowo
ORBITINDONESIA.COM – Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena pakar di podcast yang sering mengaku memahami pikirannya, mengundang debat soal kritik konstruktif dalam pemerintahannya.
Dalam beberapa tahun terakhir, podcast menjadi platform penting bagi pakar untuk berbagi opini. Namun, Presiden Prabowo mengkritik banyak pakar yang dianggapnya asal bicara. Klaim mengetahui isi pikirannya membuat Prabowo merasa perlu meluruskan persepsi. Ini menggambarkan tantangan dalam menyeimbangkan kebebasan berpendapat dan tanggung jawab.
Ketika kritik datang dari berbagai kanal digital, pemerintah menghadapi tantangan baru. Dalam era informasi, kritik yang membangun dapat menjadi alat evaluasi kebijakan yang efektif. Namun, kritik yang berubah menjadi fitnah dapat merusak reputasi dan menghambat dialog konstruktif. Menurut Prabowo, kritik yang baik adalah yang didasarkan pada fakta, bukan spekulasi.
Prabowo menunjukkan sikap terbuka terhadap kritik, tetapi menolak fitnah. Sikap ini menyoroti pentingnya keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan etika. Seiring meningkatnya akses ke informasi, penting bagi masyarakat untuk mengkritik dengan tanggung jawab. Ini juga menggarisbawahi peran media dalam menyajikan informasi yang akurat dan adil.
Di tengah tantangan informasi yang membanjir, Prabowo memilih jalan persatuan dan pengampunan. Ini mengajak kita merenungkan peran kritik dalam demokrasi yang sehat. Bisakah kita membangun dialog yang lebih konstruktif di media digital? Tantangannya adalah bagaimana mengedepankan kebaikan di tengah perbedaan, dan itu adalah tugas kita bersama.
(Orbit dari berbagai sumber, 7 Januari 2026)