Harga Emas Antam 2026: Fluktuasi, Prediksi, dan Tren Pajak
ORBITINDONESIA.COM – Harga emas Antam diperkirakan akan mengalami fluktuasi dengan kecenderungan menguat pada awal Januari 2026, menandai awal tahun yang dinamis bagi investor logam mulia.
Pasar komoditas selalu menawarkan dinamika yang menarik, terutama saat harga emas batangan Antam terus mengalami perubahan. Pada 3 Januari 2026, harga emas Antam tercatat turun Rp 16.000 menjadi Rp 2.488.000 per gram, setelah sebelumnya sempat menguat.
Menurut pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi, level resisten pertama untuk penguatan harga ini adalah Rp 2.650.000 per gram. Namun, harga juga bisa terkoreksi dengan support pertama di Rp 2.600.000 per gram. Rekor tertinggi sebelumnya dicapai pada 27 Desember 2025, menunjukkan tren positif yang kuat.
Fluktuasi harga emas ini mencerminkan ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan pajak lokal yang mempengaruhi keputusan investasi. Pajak penghasilan atas transaksi buyback emas menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan investor dalam menentukan strategi investasi mereka.
Menyikapi tren ini, investor harus bersiap menghadapi tantangan pasar emas di tahun 2026. Mungkinkah harga emas akan terus menanjak, atau akankah terkoreksi mengikuti dinamika ekonomi global? Hanya waktu yang dapat menjawab, namun kesiapan dan strategi yang matang akan menjadi kunci sukses.