Swedbank Naikkan Laba Meski Tekanan Suku Bunga Berlanjut
ORBITINDONESIA.COM – Swedbank melaporkan peningkatan laba kuartal ketiga meskipun adanya tekanan dari penurunan suku bunga. Laba sebelum pajak mencapai SEK 10,8 miliar, naik 8% dari kuartal sebelumnya.
Bank-bank di Eropa, termasuk Swedbank, menghadapi tantangan dari perubahan suku bunga yang mempengaruhi pendapatan bunga bersih. Namun, biaya pendanaan deposito yang lebih rendah berhasil mengimbangi tekanan tersebut, dan Swedbank berhasil memanfaatkannya untuk meningkatkan laba.
Pendapatan komisi bersih tumbuh 6%, didorong oleh kinerja kuat di manajemen aset dengan aliran masuk bersih SEK 9 miliar. Pembalikan kerugian pinjaman juga berkontribusi positif, dengan penyesuaian skenario makro dan rilis penambahan pascamodel yang signifikan. Namun, provisi pinjaman besar untuk beberapa perusahaan tetap menjadi tantangan.
Sementara Swedbank menunjukkan ketahanan dalam menghadapi penurunan suku bunga, tantangan tetap ada. Ketergantungan pada pendapatan dari pinjaman membuat bank rentan terhadap pergerakan suku bunga di masa depan. Dengan bank sentral mendekati akhir siklus penurunan suku bunga, Swedbank harus mempersiapkan strategi baru.
Keberhasilan Swedbank dalam meraih laba di tengah tantangan suku bunga menyoroti kemampuan adaptasi mereka. Namun, bagaimana bank ini akan menavigasi perubahan ekonomi mendatang tetap menjadi pertanyaan penting. Apakah Swedbank siap menghadapi tantangan baru di horizon ekonomi yang berubah?
(Orbit dari berbagai sumber, 1 November 2025)