Memahami Keunggulan Kesejahteraan Karyawan di Jerman

ORBITINDONESIA.COM – Joe Baur merasakan perbedaan mencolok antara kesejahteraan karyawan di Jerman dan Amerika Serikat.

Perbedaan antara sistem ketenagakerjaan di Jerman dan Amerika Serikat menjadi sorotan banyak pihak. Joe Baur, seorang warga Amerika yang telah tinggal di Jerman selama sembilan tahun, berbagi pandangannya mengenai jaminan kerja dan keseimbangan kehidupan kerja di kedua negara ini.

Dalam wawancaranya dengan Business Insider, Baur menjelaskan bahwa keamanan kerja di Jerman jauh lebih terjamin dibandingkan dengan AS. Di Jerman, setelah masa percobaan enam bulan, perusahaan harus memberikan alasan yang jelas dan dokumentasi untuk memecat karyawan. Sementara di AS, banyak perusahaan menerapkan 'at-will employment' yang memungkinkan pemecatan tanpa alasan yang jelas.

Selain itu, Jerman memiliki cuti wajib yang diatur oleh pemerintah, berbeda dengan AS yang tidak memiliki peraturan serupa. Karyawan di Jerman berhak atas 20 hari cuti dalam setahun, dan perusahaan bahkan mendorong penggunaan cuti tersebut.

Pendekatan yang lebih manusiawi ini mencerminkan bagaimana Jerman memprioritaskan kesejahteraan karyawan. Budaya kerja yang mendorong keseimbangan kehidupan kerja, seperti tidak membaca email setelah jam kerja, menjadi nilai tambah bagi banyak pekerja asing seperti Baur.

Keunggulan Jerman dalam menjaga kesejahteraan karyawan menjadi refleksi penting bagi negara lain yang ingin memperbaiki sistem ketenagakerjaan mereka. Apakah kesejahteraan karyawan akan menjadi prioritas utama di masa depan? Ini adalah pertanyaan yang perlu dijawab oleh banyak negara.

(Orbit dari berbagai sumber, 12 Oktober 2025)