Menopause di Tempat Kerja: Mengupas Tantangan dan Solusi
ORBITINDONESIA.COM – Menopause menjadi topik penting yang jarang dibahas di tempat kerja, namun dampaknya sangat nyata bagi banyak wanita di dunia profesional.
Menopause adalah fase alami dalam kehidupan wanita yang sering kali terabaikan dalam diskusi korporat. Banyak wanita di atas 50 tahun tidak menyadari bahwa gejala seperti mulut kering dan gigi sensitif terkait dengan menopause. Kurangnya dukungan di tempat kerja membuat banyak wanita merasa terisolasi dan tidak dipahami.
Data menunjukkan bahwa 1 dari 10 wanita meninggalkan pekerjaannya karena menopause, dan 1 dari 5 mempertimbangkan pensiun dini. Ini dikenal sebagai penalti menopause yang mengurangi jumlah pemimpin perempuan di dunia kerja. Penelitian Stanford menunjukkan wanita yang memiliki akses pada informasi dan perawatan mengalami dampak ekonomi yang lebih ringan. Hal ini menunjukkan pentingnya edukasi dan dukungan di tempat kerja.
CEO Delta Dental, Sarah Chavarria, memimpin dengan contoh, berbagi cerita menopause pribadinya untuk mendorong percakapan terbuka di kantor. Upayanya menunjukkan bahwa keterbukaan dapat mengurangi stigma dan meningkatkan produktivitas. Menghadapi menopause tidak berarti kurang kompeten; sebaliknya, itu dapat memperkuat kepemimpinan melalui empati dan pemahaman yang lebih dalam.
Menopause adalah kenyataan yang dihadapi banyak wanita, dan keterbukaan dalam membahasnya di tempat kerja dapat menjadi langkah pertama menuju perubahan positif. Dengan lebih banyak perusahaan yang menyadari pentingnya dukungan ini, masa depan dapat lebih cerah bagi wanita di dunia kerja. Apakah perusahaan Anda siap untuk memimpin perubahan ini?
(Orbit dari berbagai sumber, 11 Oktober 2025)