Dampak Kerja Larut Malam terhadap Kesehatan dan Kesuburan

ORBITINDONESIA.COM – Kerja larut malam kini menjadi kebiasaan, namun tahukah Anda bahwa hal ini bisa mengancam kesehatan dan kesuburan?

Budaya kerja modern yang menuntut jam kerja panjang dan konektivitas digital tanpa henti telah mengubah waktu kerja menjadi lebih malam. Banyak profesional yang terbiasa lembur, namun kebiasaan ini membawa dampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental, serta kesuburan.

Menurut Dr Ila Gupta, kerja malam hari mengganggu ritme alami tubuh, mempengaruhi siklus tidur dan kesehatan reproduksi. Studi medis menunjukkan bahwa siklus tidur yang tidak teratur dapat mengganggu hormon, menurunkan kualitas sel telur dan sperma, serta meningkatkan stres.

Dr Gupta menyatakan bahwa stres akibat kerja malam sebanding dengan bahaya merokok atau alkohol bagi kesuburan. Pola makan buruk, stres, dan kurang tidur melemahkan kesehatan reproduksi, membuat banyak pasangan muda mengalami kesulitan hamil tanpa masalah medis jelas.

Keseimbangan antara kesehatan dan karier sangat penting. Kesadaran akan dampak budaya kerja malam terhadap kesuburan harus ditingkatkan. Dengan menjaga pola hidup sehat, kita bisa meraih kesuksesan karier dan impian keluarga secara bersamaan.

(Orbit dari berbagai sumber, 11 Oktober 2025)