Mengulik Budaya Unik Palantir: Jazz, Tanpa Hierarki
ORBITINDONESIA.COM – Palantir, raksasa teknologi yang sahamnya melonjak 600% dalam setahun, dikenal dengan budaya kerja yang anti-hierarki dan serupa koloni seniman.
Di tengah laporan keuangan yang mengesankan, Palantir mengundang rasa penasaran dengan pendekatan kerjanya yang unik. CEO Alex Karp menggambarkan perusahaan ini sebagai koloni seniman yang penuh gesekan dan perbedaan pendapat.
Pembagian kerja di Palantir menyerupai band jazz, bukan marching band. Tim kecil dan fleksibel memungkinkan inovasi dan kreativitas. Pekerja melaporkan langsung pada rekan setim, bukan hierarki kaku, memberikan kebebasan bergerak antar proyek.
Budaya anti-hierarki Palantir menarik bagi mereka yang menghindari struktur perusahaan tradisional. Namun, pendekatan ini bisa membingungkan bagi mereka yang mencari kepastian peran dan jalur karier yang jelas.
Palantir mengundang pertanyaan tentang nilai kebebasan dan inovasi versus stabilitas dan kepastian. Apakah pendekatan ini masa depan kerja atau hanya cocok untuk segelintir orang yang sangat berdedikasi?
(Orbit dari berbagai sumber, 5 Oktober 2025)