Budaya Kerja Ekstrem Greptile: Tantangan dan Implikasinya

ORBITINDONESIA.COM – Daksh Gupta, CEO muda asal India, mendapatkan sorotan tajam karena menerapkan jam kerja 9-9-6 di startup AI miliknya, Greptile.

Budaya kerja 9-9-6, yang berarti bekerja dari jam 9 pagi hingga 9 malam selama enam hari seminggu, telah memicu perdebatan di dunia startup. Muncul pertama kali di China, praktik ini mengundang kritik atas risiko kesehatan dan keseimbangan hidup.

Gupta berpendapat bahwa intensitas ini diperlukan untuk startup tahap awal, dengan tujuan mempercepat pertumbuhan dan mencapai 'escape velocity.' Meski demikian, budaya ini mengundang protes dari generasi muda yang lebih mengutamakan keseimbangan hidup.

Di satu sisi, dedikasi dan disiplin tinggi dapat mempercepat kemajuan perusahaan. Namun, di sisi lain, keberlanjutan jangka panjang dan kesejahteraan karyawan menjadi pertanyaan besar. Apakah kerja keras tanpa henti sepadan dengan risiko kesehatan mental dan fisik?

Refleksi pada praktik ini menantang para pemimpin bisnis untuk mempertimbangkan keseimbangan antara produktivitas dan kesejahteraan. Akankah masa depan kerja hanya tentang kerja keras, atau dapatkah kita menciptakan lingkungan yang lebih manusiawi?

(Orbit dari berbagai sumber, 25 September 2025)