Transformasi Budaya Kerja oleh Gen Z di Perusahaan Modern
ORBITINDONESIA.COM – Ketika Gen Z memasuki kantor, budaya kerja mengalami perubahan mendasar.
Dengan banyak profesional senior memilih kerja jarak jauh, Gen Z sering menjadi penghuni utama kantor fisik. Kondisi ini mengubah interaksi dan budaya mentor tradisional yang pernah menjadi ciri khas lingkungan korporat.
Sebuah studi global JLL menunjukkan pekerja muda datang ke kantor rata-rata tiga hari seminggu, lebih sering daripada kelompok usia lainnya. Gen Z menggunakan LinkedIn dan email dingin untuk membangun jaringan, menggantikan interaksi informal yang hilang. Mereka juga mengutamakan kesehatan mental sebagai ukuran kesuksesan, menciptakan norma baru dalam keseimbangan kerja-hidup.
Gen Z menantang tradisi formal dan lebih memilih keaslian dan kesejahteraan pribadi. Mereka memandang AI sebagai mitra kerja yang efisien, meskipun tidak dapat sepenuhnya menggantikan bimbingan manusia, AI menjadi pelatih digital yang dapat diandalkan.
Perubahan yang dibawa Gen Z memaksa perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan nilai-nilai baru. Apakah generasi ini akan berhasil mengintegrasikan keaslian dan kesehatan mental dalam budaya kerja jangka panjang? Hanya waktu yang akan menjawab.
(Orbit dari berbagai sumber, 22 September 2025)