Memahami Ketidakcocokan Karier: Kisah Betsy Gorton

ORBITINDONESIA.COM – Betsy Gorton, meski mencintai seni dan hubungan internasional, merasakan ada yang kurang dalam kariernya.

Memilih jurusan di perguruan tinggi sering dianggap sebagai langkah penting menuju karier. Namun, banyak lulusan yang merasa terjebak dalam jalur yang tidak sesuai. Betsy Gorton adalah salah satu contohnya. Mempelajari seni dan hubungan internasional, ia mendapati dirinya tidak puas dengan pilihan karier konvensional.

Data menunjukkan bahwa sekitar 45% lulusan merasa tidak puas dengan pekerjaan pertama mereka setelah kuliah. Tren ini menunjukkan bahwa banyak yang merasakan ketidakcocokan antara pendidikan dan pekerjaan. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya pemahaman diri atau tekanan eksternal saat memilih jurusan.

Ketidakpuasan dalam karier bukanlah hal baru, tetapi bagaimana kita menanggapinya sangat penting. Betsy, misalnya, memilih untuk mengeksplorasi peluang baru dan menyesuaikan jalurnya. Ini menyoroti perlunya fleksibilitas dan refleksi mendalam dalam perjalanan profesional.

Pada akhirnya, menemukan karier yang memuaskan adalah proses yang rumit dan pribadi. Apakah kita berani bertanya pada diri sendiri apa yang benar-benar kita inginkan? Bagaimana kita dapat membangun karier yang selaras dengan nilai dan passion kita? Pertanyaan-pertanyaan ini penting untuk direnungkan di dunia kerja yang terus berubah.

(Orbit dari berbagai sumber, 15 September 2025)